Fiqih

Syarat Hewan Aqiqah dan Qurban

Syarat Hewan Aqiqah dan Qurban

Ada syarat hewan aqiqah dan hewan qurban yang harus dipenuhi agar hewan tersebut layak dikonsumsi sebagai hewan sembelihan, karena syari’at sudah memberikan batasan-batasan maupun aturan dimana daging hasil sembelihan nantinya akan dibagikan kepada umat muslim pada khususnya dan masyarakat pada umumnya.

Didalam satu hadits memang tidak disebutkan secara terperinci syarat-syarat tersebut. Maka kami nukilkan dari beberapa hadist yang dirangkum agar tidak hanya kita melihat dari satu hadist saja sebagai rujukan, agar tidak menimbulkan nantinya yang di sebut dengan taqlid buta.

Nabi SAW bersabda yang di riwayatkan oleh Ashhabus Sunan yang artinya seperti di bawah ini :

“Untuk anak laki-laki dua kambing, dan untuk anak perempuan satu kambing, dan tidak memudharati kalian apakah kambing-kambing tersebut jantan atau betina.” (HR. Ashhabus Sunan, dan dishahihkan Syeikh Al-Albany).

Umur hewan aqiqah menurut umumnya ulama menyamakan dengan persyaratan hewan qurban yaitu yang sudah melewati setahun(untuk kambing), atau minimal enam bulan (untuk domba) yang bila dicampur tidak terlihat bedanya.

Untuk kesehatan ternak perlu diperhatiakn juga agar mendapat hewan yang baik dan sempurna untuk pelaksanaan ibadah ini. Hewan ternak agar diusahakan tidak : buta walaupun sebelah; pincang yang nyata; kurus kering; terpotong ekor atau telinga lebih dari sepertiganya; ompong gigi dikarenakan lanjut umur atau sakit, lumpuh dan gila sehingga tidak dapat digembalakan.

Syarat hewan aqiqah bukan cacat yang dilarang seperti tanduk patah, gigi lepas dalam masa pergantian, bulu rontok, sakit ringan dan luka kecil yang tidak membahayakan kelangsungan hidupnya, maka jumhur masih membolehkan.

 

4 Syarat Utama Menurut Hadist

Dari Jabir Radhiyallahu ta`ala ‘anhu, Rasulullah bersabda, “Jangan kalian menyembelih kecuali hewan yang sudah memenuhi umur, kecuali seandainya sulit bagi kalian. Jika sulit bagi kalian maka sembelihlah jaadazah dari domba.”

Cara-cara menyembelihpun sudah diatur dalam hukum syariat, jadi tidak diperbolehkan menyakiti hewan dengan tumpulnya pisau sembelihan, menyembelihlah secepat mungkin, kepala hewan diarahkan kiblat, dan lain-lain, ini kita bahas dalam bab lain di artikel bagian lain pada website ini.

Baca : Adab Menyembelih Hewan Qurban

Adapun 4 syarat utama yang termaktub dalam hadist adalah :

“Empat macam binatang yang tidak sah dijadikan hewan qurban : 1. Cacat matanya, 2. sakit, 3. pincang dan 4. kurus yang tidak berlemak lagi “ (HR Bukhari dan Muslim).

Dari beberapa hadist di atas dapat kita simpulkan mengenai syarat-syarat hewan aqiqah dan qurban antara lain :

  1. Gigi tidak ompong
  2. Telinga tidak terpotong lebih dari sepertiga
  3. Mata tidak buta total atau buta sebelah
  4. Tidak gila
  5. Cukup umur jantan atau betina yang tidak sedang hamil ( Kambing minimal 1 tahun, Domba minimal 6 bulan)
  6. Ekor tidak terpotong lebih dari sepertiga
  7. Tidak kurus kering atau tulang tak bersumsum
  8. Kaki tidak pincang

Hewan-hewan yang memenuhi kriteria ini bisa anda dapatkan di Peternak-peternak desa, Peternak Modern, Pasar-Pasar Hewan, Pasar Lokal, Maupun blantik yang bisa dipercaya.

Demikian uraian syarat-syarat hewan aqiqah dan qurban yang harus dipenuhi agar ibadah aqiqah dan qurban kita sah secara syari’at dan lebih memberikan manfaat yang sebaik-baiknya, baik bagi orang yang beraqiqah atau yang berqurban itu sendiri, maupun untuk masyarakat nantinya yang akan mengkonsumsi hewan tersebut.

Semoga bermanfaat.

Anda menginginkan aqiqah yang tidak repot? Aqiqah Cilacap lah solusinya..

Hubungi kami segera ..